Babinsa Desa Nangewer Dampingi Panen Padi dalam Program Ketahanan Pangan
PURWAKARTA - Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Serka Ade Suherman selaku Babinsa Desa Nangewer Koramil 1903/Darangdan Kodim 0619/Purwakarta melaksanakan kegiatan pendampingan ketahanan pangan (Hanpangan) kepada para petani di wilayah binaannya.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 08 September 2026 pukul 10.00 WIB, bertempat di lahan pertanian Kampung Jaladri RT 13/RW 06, Desa Nangewer, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta.
Pada kesempatan tersebut, Serka Ade Suherman turut mendampingi kegiatan panen padi milik petani setempat. Tanaman padi yang dipanen diketahui telah memasuki usia tanam sekitar 90 hari dan siap untuk dipanen.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam mendukung para petani serta menyukseskan program ketahanan pangan di wilayah. Pendampingan dilakukan mulai dari proses pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga masa panen.
Serka Ade Suherman mengatakan bahwa pendampingan kepada petani merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus wujud kepedulian Babinsa terhadap peningkatan produktivitas pertanian masyarakat.
“Pendampingan ketahanan pangan ini merupakan bentuk dukungan kami kepada para petani. Kami berharap hasil panen dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan petani dan sekaligus mendukung ketersediaan pangan di wilayah, ” ujar Serka Ade Suherman.
Danramil 1903/Darangdan Kapt. Kav. Unang Sunarya mengapresiasi peran aktif Babinsa dalam melakukan pendampingan kepada para petani di wilayah binaannya.
“Babinsa harus terus hadir memberikan motivasi dan pendampingan kepada para petani. Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama dan TNI siap mendukung program pemerintah dalam menjaga serta meningkatkan produktivitas pertanian, ” ungkapnya.
Sementara itu, Dandim 0619/Purwakarta Letkol Arh. Fredy Jaguar, S.Sos., menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam pendampingan pertanian merupakan langkah nyata TNI AD dalam membantu masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Pendampingan kepada petani harus terus dilakukan secara berkelanjutan. Kehadiran Babinsa di lapangan diharapkan mampu memberikan semangat kepada petani untuk terus meningkatkan hasil produksi pertanian, ” tegas Dandim.
Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., menyampaikan bahwa program ketahanan pangan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
“TNI melalui aparat teritorial akan terus berkomitmen mendampingi dan membantu masyarakat, khususnya para petani. Ketahanan pangan yang kuat akan memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat dan stabilitas wilayah, ” ujarnya.
Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dalam menyukseskan program ketahanan pangan.
“Ketahanan pangan merupakan salah satu fondasi penting dalam kehidupan berbangsa. TNI AD melalui Babinsa akan terus hadir bersama rakyat, mendukung para petani serta mendorong optimalisasi potensi pertanian di setiap wilayah, ” pungkasnya.
Melalui kegiatan pendampingan panen padi tersebut, diharapkan sinergi antara Babinsa dan para petani semakin kuat serta mampu meningkatkan produktivitas pertanian demi terwujudnya ketahanan pangan yang mandiri dan berkelanjutan.(PERS)

Ade S.